Travel

5 Kata yang Sebaiknya Tidak Diucapkan saat Liburan di Jepang

Liburan ke Jepang bukan hanya berisi tempat wisata menarik dan kuliner yang lezat. Berlibur ke Jepang juga berarti kamu harus berinteraksi dengan penduduk lokal. Meski penduduk Jepang dikenal ramah, namun sebaiknya tidak menyakiti hati mereka dengan beberapa kata ini.

Kata kata yang akan disebutkan ini dianggap kasar dan buruk di Jepang. Kimoi pada dasarnya berarti "kotor", tetapi menjadi jauh lebih ofensif dan menyakitkan jika kamu menggunakannya untuk menggambarkan seseorang. Tidak masalah untuk menggunakannya ketika melihat sesuatu yang benar benar menjijikkan.

Kamu dapat menggunakannya untuk menggambarkan sesuatu yang mengganggumu apapun itu selain orang. Tetapi sekali lagi, itu terdengar sangat ofensif jika mengatakannya kepada seseorang. Bahkan jika kamu mendengar orang menggunakan frasa ini, kamu mungkin sebaiknya tidak menggunakannya sama sekali.

Uzai adalah kata yang sangat umum, bahkan untuk orang dewasa. Itu berarti "menjengkelkan" atau "menyusahkan". Kata ini tidak terlalu ofensif atau tidak tepat, tetapi kamu mungkin tidak boleh menggunakannya.

Uzai juga digunakan untuk apa pun yang mengganggumu. Kedengarannya lebih lembut dari pada kimoi, tapi masih tidak bagus. Shineberarti "mati".

Kami pikir ini adalah kata terburuk yang bisa kamu katakan dalam bahasa Jepang. Kamu sering mendengarnya saat menonton anime dalam bahasa Jepang, tetapi ini digunakan ketika pembunuhan benar benar terjadi di anime, jadi tidak masalah di sana. Namun,jika kamu menggunakannya di Jepang, kata ini dianggap sangat buruk.

Kuso berarti "sial", dan ada banyak cara untuk menggunakan kata ini. Ini digunakan seperti "f ** k", meskipun tidak banyak orang menggunakannya, karena orang Jepang umumnya tidak suka bersumpah serapah. Kamu bisa mengatakan "Kuso!" Seperti "F ** k!" ketika terjadi apa apa.

Kuso yarou berarti "perempuan jalang", "pengisap", atau sesuatu seperti itu. Kamu juga dapat menggunakannya untuk menekankan apa yang ingin kamu katakan. Misalnya, "atsui" berarti panas dalam bahasa Jepang, dan "Kuso atsui" berarti "f ** king hot".

Kichigai berarti seseorang yang gila atau cacat mental, kebanyakan digunakan oleh anak muda. Ini juga terdengar sangat ofensif, seperti "terbelakang". Dulu digunakan selama Perang Dunia untuk orang orang yang memiliki masalah mental yang sebenarnya karena perang.

Kata ini menjadi umum lagisekarang karena orang mulai menggunakan di internet. Bagaimanapun, jangan gunakan kata ini juga.

Berita Terkait

Tak Cuma Pempek, 6 Kuliner Khas Palembang Ini Harus Kamu Cicipi Saat Mudik Lebaran

Artira Dian

Satu-satunya Kota di Dunia yang Terletak di Benua Asia & Eropa 10 Fakta Istanbul

Artira Dian

8 Tempat Wisata di Indonesia Ini Mirip dengan Destinasi di Luar Negeri

Artira Dian

7 Cara Mendapatkan Tiket Pesawat Murah Saat Libur Lebaran

Artira Dian

5 Kuliner Khas Nusantara yang Pasti Sudah Pernah Dicicipi Orang Indonesia

Artira Dian

Termasuk Kecelakaan Ethiopian Airlines 10 Kejadian Terburuk Sepanjang 2019

Artira Dian

Indomie Ayam Geprek Serbu Jogja, Bikin Food Vlogger Ini Goyang Lidah

Artira Dian

Liburan Akhir Pekan di Jakarta, Cicipi 5 Kuliner Pedas Ini

Artira Dian

Dishub Kota Semarang Tambah Tiga Ruas Jalan penting yang Ditutup 12 Jam Berlaku Hari ini

Artira Dian

Meguro Parasitological Museum di Tokyo Pamerkan Parasit pada Makhluk Hidup

Artira Dian

Gunung Slamet Berstatus Waspada, Pendakian Ditutup Mulai Hari Ini

Artira Dian

Pramugari Ternyata Juga Sering Kentut & Alami Perut Kembung Saat Bertugas

Artira Dian

Leave a Comment