Techno

Alcatel Lucent Enterprise Ekspansi ke Pasar Indonesia Timur

– Alcatel Lucent Enterprise (ALE) merayakan 100 tahun kehadirannya di industri teknologi komunikasi dan informasi. Untuk bisnisnya di Indonesia, perayaan ini digelar di Jakarta dengan mengundang sejumlah partner dan distributor seperti IBM Indonesia, PT Samsung Electronics Indonesia dan Fujitsu, Kamis (28/2/2019). ALE berambisi terus memperkuat bisnis teknologi informasinya di Indonesia khususnya di bisnis infrastruktur dan jaringan dengan fokus menggarap pasar Indonesia bagian timur pada tahun 2019 ini. Dalam business plan statement yang diumumkan di depan para partner ALE menyatakan akan ekspansi ke Indonesia Timur dan merekrut lebih banyak master dealer.

Selain itu, ALE juga akan me leverage pasarnya dengan merambah ke platform marketplace seperti Blibli.com dan lain lain selain juga akan mengintensifkan gelaran roadshow di sejumlah kota. Untuk mendukung fokus di pasar ini, ALE bekerjasama dan menunjuk PT.Virtus Technology Indonesia (VTI) sebagaivalue added distributorbaru. Wiranto, Country Head PT ACA Pacific, perusahaan partner ALE di Indonesia, membenarkan, tahun ini ALE akan berekspansi ke pasar Indonesia Timur.

"Strategi kita nanti adalah pengembangan daerah Jawa Timur dan juga luar Jawa. Kita mengandalkan partner di daerah untuk ekspansi ini karena mereka mempunyai kekuatan technical support. Kita akan berikan support update teknologi yang nanti mereka transfer ke customer," ungkap Wranto. Untuk pasar Jawa Timur, pihaknya dalam waktu dekat akan menunjuk distributor untuk menggarap pasar di Kota Surabaya. Selain itu pihaknya juga akan menunjuk distributor berikutnya untuk menggarap pasar kota kota lebih kecil dari Surabaya di Jawa Timur namun memiliki potensi pasar yang bagus dan saat ini belum tergarap. Misalnya, Banyuwangi, Malang, Kediri dan Jember.

"Strateginya, kami akan menaruh inventory. Tahap awal kita akan garap dulu di Surabaya, berikutnya ke kota lain. Juga kota kota di luar Jawa seperti Makassar, Manado dan Bali," jelas Wiranto. Pasar yang potensial digarap pada daerah daerah yang disebut tadi adalah segmen pemerintahan, perusahaan manufaktur, pelabuhan, airport dan lain lain. Novse Hardiman dari Alcatel Lucent Enterprise menambahkan, untuk menggarap pasar pihaknya akan fokus di infrastruktur communications, perangkat PABX serta infrastuktur IP teleponi.

Sementara itu, pada perayaan 100 tahun bisnisnya di sektor IT, ALE Indonesia juga memberikan penghargaan kepada sejumlah mitra distributornya yang selama ini dinilai telah memberikan performa terbaik mereka dalam memasarkan produk ALE di Indonesia ke pelanggan. “Seratus tahun merupakan langkah panjang bagi sebuah perusahaan. Dengan dukungan partner, kami tetap bisa melakukan inovasi dan membantu banyak pelanggan untuk melakukan transformasi di era digital ini. Bersamaan dengan bisnis partner yang telah melakukan pekerjaan luar biasa, kami akan terus berkolaborasi untuk menciptaan diferensiasi dalam pasar IT dan inovasi teknologi yang berguna bagi masa depan era digital,” sebut Damien Delard, VP Channel& TerritoryAPAC, Alcatel Lucent Enterprise. Selain dengan bisnis partner, ALE juga menjalin kolaborasi dengan teknologi partner lainnya untuk mengukir langkah menuju 100 tahun mendatang.

Untuk memastikan kesuksesan perjalanan tersebut, ALE melakukan kolaborasi dan kerjasama dengan Fujitsu, IBM, dan Samsung yang merupakan salah satu vendor teknologi terbaik di pasar. Salah satu kolaborasi yang telah dilakukan adalah melalui platform komunikasi andalan ALE, Rainbow. Untuk memperluas kepuasan pelanggan dalam menerapkan digitalisasi, IBM Watson memberikan Rainbow API Hub sebuah komunikasi platform terdepan dalam kemampuan AI dan cognitive di area bots pintar,kepiawaian berinteraksi dengan bahasa lokal hingga mengenali video / wajah. “Kolaborasi dengan ALE merupakan salah satu wujud komitmen IBM dalam berinovasi hingga kini. Kedepannya kami akan terus mengembangkan solusi solusi terdepan khususnya dalam bidang AI, Cloud, Security dan Blockchain. Kamipun berkomitmen untuk membantu terwujudnya industry 4.0 di Indonesia,” sebut Megawaty Khie, Presiden Direktur IBM Indonesia,

Selain berkolaborasi dengan IBM, ALE juga memberikan fleksibilitas, mobilitas dan komunikasi mobile yang aman melalui kerjasama dengan Samsung Knox. Solusi yang dihadirkan ALE dan Samsung bisa disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan tertentu perusahaan. Solusi ini juga bisa terintegrasi dengan proses, aplikasi dan teknologi bisnis, seperti sales tools, HR apps, dan lain lain. Seluruh solusi yang ditawarkan ALE di atas didukung oleh data center dari Fujitsu dengan memakai teknologi Fujitsu Cloud yang berada di Indonesia. Dengan memanfaatkan kefleksibilitasan Fujitsu Cloud, ALE mampu memberikan solusiUnified Communication as a Servicesuntuk berbagai segmen dan industri di seluruh Indonesia.

Berita Terkait

Mulai Kemarin Beberapa Ponsel Tak Bisa Pakai Whatsapp Yuk Cek HPmu Masih Bisa Pakai WA atau Tidak

Artira Dian

Baterai Vivo S1 Susut 5 Persen Usai Nonton 4 Episode Money Heist di Netflix

Artira Dian

Ketahui Sembilan Foto Terbaikmu Cara Mudah Membuat Best Nine Instagram 2019

Artira Dian

Galaxy A10s hingga Galaxy A80 Ada di Sini Daftar Harga HP Samsung Terbaru di Bulan Desember 2019

Artira Dian

9 Jutaan Seri Terbaru Galaxy S10 Lite Rp 8 Update Daftar Harga HP Samsung Februari 2020

Artira Dian

Final Indonesia Predator League 2020 Jadi Game Changer Industri eSports Indonesia

Artira Dian

Harga dan Spesifikasi Redmi Note 8 Pro, HP Pertama yang Gunakan Kamera 64 MP

Artira Dian

Dorong Semangat Silaturahim, TikTok Luncurkan #TikTokMubarak

Artira Dian

Daftar Ponsel Xiaomi yang Menjajal Android Q untuk Pertama Kali

Artira Dian

Oppo Reno 10x Zoom dari Rp 8 Jutaan Update Daftar Harga HP Oppo Terbaru Bulan Januari 2020

Artira Dian

Simak Spesifikasi Lengkap Oppo Reno 10x Zoom Update Daftar Harga HP Oppo Desember 2019

Artira Dian

Beberapa Peluang Bisnis yang Bisa Dicoba Saat New Normal

Artira Dian

Leave a Comment