Nasional

Jafar Umar Thalib Meninggal Dunia, Sempat Divonis 5 Bulan Penjara Karena Perusakan Barang

Mantan Panglima Laskar Jihad Indonesia Jafar Umar Thalib dikabarkan meninggal dunia hari ini, Minggu (25/8/2019). Hal tersebut dibenarkan oleh orang terdekat Jafar Umar Thalib, Abdul Wahhab melalui akun Facebook miliknya, Abdul Wahhab Htt. Ia menuliskan bahwa Jafar Umar Thalib telah meninggal dunia.

Selain itu, Abdul Wahhab juga menuliskan bahwa untuk waktu pemakanan masih menunggu musyawarah dari pihak keluarga. Sebelumnya diberitakan, bahwa eks Panglima Laskar Jihad, Jafar Umar Thalib divonis hukuman 5 bulan penjara dalam kasus perusakan barang milik warga di Koya Barat, Jayapura, Papua dalam sidang di Pengadilan Negeri Makassar, Selasa (16/7/2019). Dikutip dari KOMPAS.com, putusan tersebut dibacakan oleh ketua majelis hakim Suratno setelah sidang diskors selama sekitar 45 menit saat jaksa penuntut umum membacakan tuntutannya.

"Memutuskan menghukum 5 bulan penjara Jafar Umum Thalib dikurangi masa tahanan yang telah jalani dalam perkara ini," kata hakim Suratno dalam putusannya. Jafar dikenakan Pasal 170 ayat 1 KUHP karena dinyatakan terbukti merusak speaker warga bernama Henock Mudi Nikki pada 27 Februari 2019 lalu. Saat sebelum hakim membacakan putusan, Jafar menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulanginya.

Hal tersebut kemudian yang menjadi pertimbangan hakim dalam meringankan hukuman Jafar dari tuntutan jaksa penuntut umum selama 1 tahun penjara. Selain itu, ada enam pengikut Jafar Umar Thalib yang menjadi terdakwa dalam kasus ini divonis hukuman enam bulan penjara. Keenamnya divonis lebih berat karena langsung terlibat dalam peristiwa perusakan barang milik warga.

Kasus perusakan barang milik warga tersebut terjadi di Koya Barat, Jayapura, Papua, 27 Februari 2019 lalu. Para pelaku membawa beberapa senjata tajam berupa pedang sekitar pukul 05.30 WIT mendatangi rumah warga bernama Henock Mudi Nikki. Mereka datang karena merasa terganggu oleh suara lagu yang diputar oleh Henock.

Saat itu, Henock memutar lagu melalui speaker dan toa. Saat tiba di rumah Henock, kabel speaker dan toa langsung dirusak oleh kelompoknya hingga tidak dapat digunakan lagi.

Berita Terkait

Penjelasan KSAU Perihal Kronologi Pesawat Tempur Jatuh ‘Pesawat Ada Kelainan Lalu Lost Power’

Artira Dian

Cak Imin Tidak Pernah Minta Maaf Kepada Keluarga Gus Dur

Artira Dian

DPR Minta WNI di Lebanon Tidak Panik & Berkoordinasi dengan KBRI

Artira Dian

Ronggowarsito & Javanologi hingga Noken Papua Live Streaming TVRI Belajar dari Rumah Hari Ini

Artira Dian

Rumah Sakit Umum Tangerang Selatan Sediakan Serum Antibisa Ular Banyaknya Aduan Penemuan Ular Kobra

Artira Dian

PSI Usul Gelar Debat Antar Partai Politik Untuk Dongkrak Kepedulian Masyarakat Terhadap Pileg 2019

Artira Dian

Hari Ini Presiden Jokowi Akan Umumkan Kabinet Barunya

Artira Dian

Penegak Hukum Disarankan Tunda Kirim Tahanan menuju Penjara Selama Pandemi Corona

Artira Dian

PDI Perjuangan Siap Fasilitasi dan Dorong Kader Yang Belum Lapor LHKPN ke KPK

Artira Dian

2 & 3 Ini Rincian Biaya Kelas 1 Iuran BPJS Kesehatan Naik dari Awal Juli 2020

Artira Dian

2 WNI Di Singapura Positif Corona Lagi

Artira Dian

Leave a Comment